(sedikit merenung saat diriku galau)
Jangan tak bersyukur dengan apa yang kamu nikmati saat ini meski kepedihan berulang menghampiri dan musibah datang tanpa permisi.
Jangan tak bersyukur dengan apa yang kamu rasakan meski hatimu sering terluka dan dadamu sesak karena airmata.
Jangan tak bersyukur dengan apa yang kamu peroleh meski banyak hal yang luput dari tanganmu dan tidak sedikit pengorbanan yang kamu lakukan.
Jangan tak bersyukur, dengan mudah kamu dapat pekerjaan, rezeki mengalir cukup untuk memenuhi kebutuhan meski belum jadi PNS.
Jangan tak bersyukur, tak lama dari wisuda bisa mengajar mahasiswa meski harus berhadapan dengan tukang palak dan manusia sok pejabat.
Jangan tak bersyukur, ...... meski .....
Jangan tak bersyukur, ..... meski ......
Jangan tak bersyukur, karena karena kasih sayang ALLAH, kamu masih bisa menghirup udara sepuasnya, makan bisa lebih dari 3 kali sehari, tidur pulas, bisa beli buku, sepatu dan tas baru, dll.
Jangan tak bersyukur, banyak orang yang iri padamu, ingin memiliki seperti yang kamu punya.
Jangan tak bersyukur, dengan kemurahan ALLAH kamu bisa bertahan menapaki kehidupan dengan lurus meski segudang sedih membebani.
Jangan tak bersyukur, karena ALLAH akan murka pada hamba-Nya yang mengingkari nikmat.
"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu-bapakku, dan untuk mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai, serta berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada-Mu, dan sungguh aku adalah termasuk golongan orang-orang yang berserah diri." (QS. Al-Ahqof. 15)
(pernah dipublikasikan di fesbuk oleh lilih muflihah)
Selengkapnya...
PELANGI SALJU
Media Latihan Menulis.
Senin, 13 Februari 2012
Bersyukurlah
armada masa depan
ADA BAND
Indah persahabatan
Tak pernah hilang di memori ini
Tertawa bersama
Meski selalu diiringi oleh kesedihan
Penuh warna
Bila tlah dewasa
Terkadang kita kekanak-kanakan
Selalu berkhayal
Namun melangkah dengan cita - cita yang mulia
Anugerah sang kuasa
Reff :
Kitalah armada masa depan
Yang akan mengukir dunia
Raih semua bintang
Dan tebarkan sinarnya terangi semesta
Takkan dipungkiri
Nanti kita akan menjadi tua
Jangan dibiarkan bergulirnya waktu
Hanyalah memakan usia
Tak jelas tujuannya
* back to : reff 2x
Bridge :
Hempaskan ragu dan kegalauan
Gapailah semua angan mimpimu
Cerahnya hari bila tercipta
Maha karya anak manusia
Selengkapnya...
Kamis, 09 Februari 2012
Bingung
oleh: Lilih Muflihah
melangkah jauh
tak jelas arah
derai luruh tanya
galau
meniti jejak
misteri yang entah
(13012011)
http://www.facebook.com/note.php?note_id=486232003460
Selengkapnya...
Selasa, 31 Januari 2012
Minggu, 29 Januari 2012
AKAR
oleh: Lilih Muflihah
Tanpa akar, kenanga yang harum dan mawar putih yang indah sulit bertahan hidup. Selama tanah masih berlapang dada dan tetes air terus bermurah hati, tentu saja semuanya dengan izin ALLAH, akar akan kuat menghujam untuk menopang batang beraneka ragam bunga menawan, tanaman hijau bahkan pohon besar sekalipun. Akar jugalah yang menyerap air dan zat-zat makanan untuk keberlangsungan hidup berbagai tumbuhan.
Akar yang umumnya berada di bawah, jarang sekali diperhatikan. Yang tampak jelas sering dipandang hanyalah bunga yang cantik, buah yang ranum, daun yang gemulai, atau batang pohon yang kokoh. Padahal peran akar begitu penting bagi keberlangsungan hidup suatu tumbuhan. Bahkan karena akar sebagai penyimpan cadangan makanan, tumbuhan masih bisa hidup dan tumbuh meskipun batangnya sudah patah, asalkan akarnya masih ada. Bayangkan jika para akar berunjuk rasa, melakukan aksi mogok kerja, apa yang akan terjadi dengan batang, daun, dan bunga? Tapi untunglah akar tetap setia menunaikan kewajibannya dan terus merawat keikhlasan di setiap tugasnya.
Dalam kehidupan manusia, siapa yang tak ingin diperhatikan dan dipuji. Sedih rasanya jika melakukan pekerjaan tak ada yang menghargai. Kalau sudah begitu, bekerja tak lagi sepenuh hati. Bak selebritas yang haus akan sosialisasi atau seperti calon wakil rakyat yang sedang kampanye, apapun yang dilakukan, semua orang harus tahu. Seolah merasa diri sebagai batang pohon yang perkasa, patut mendapat pengakuan, padahal mungkin tak lebih dari ranting yang rapuh.
Bagaimanapun, dipuji, tidak dipuji, dilihat, tidak dilihat, dihargai, ataupun tidak dihargai, lakukan saja kebaikan sebanyak mungkin, selesaikan saja pekerjaan secepatnya, dan penuhi saja semua kewajiban segera, seperti akar yang rela melakukan peran-perannya yang sangat penting itu. Meski tak ada yang peduli, tenang saja, ada ALLAH yang Maha Mengetahui.
Selengkapnya...
ES JERUK
Oleh: Lilih MUflihah
Alkisah ada seorang laki-laki yang hendak bertemu dengan calon bapak mertuanya. Mereka bersepakat untuk bertemu di sebuah rumah makan ternama. Dari hasil penyelidikannya, ternyata calon bapak mertuanya itu sangat menyukai nasi goreng. Karena masih ada waktu beberapa minggu sebelum pertemuan, susah payah ia belajar menyebutkan nasi goreng secara tepat.
Tibalah hari yang dinanti, laki-laki dan calon bapak mertuanya bertemu dan duduk berhadapan. Laki-laki itu berdandan sangat tampan dan tampil begitu percaya diri. Tanpa menunggu lama, ia memanggil seorang pelayan.
“Nasi goreng lengkap dua,” ucapnya mantap dan bangga.
“Minumnya?” tanya pelayan.
“Es jeyuk.”
Ups, rupanya dia lupa belajar bagaimana mengucapkan es jeruk dengan benar.
Cerita di atas hanyalah kisah fiksi anonim yang tersebar dari mulut ke mulut dengan berbagai versi. Kisah yang disampaikan sekedar hiburan tapi ada hal yang menarik yang bisa menjadi renungan bersama. Titik tekannya bukan pada ketidakbisaan mengucapkan es jeruk dengan benar tapi rasa cepat puas dalam belajar, merasa bangga akan pencapaian sesuatu hingga melupakan hal lainnya. Laki-laki itu lupa bahwa huruf R tidak hanya terdapat dalam nasi goreng.
Penyakit lupa belajar ini melanda berbagai kalangan. Ada pemimpin yang lupa belajar bahwa rakyatnya menderita karena kebijakan yang ia buat. Ada guru yang lupa belajar bahwa kondisi siswa terus berubah seiring perkembangan zaman. Ada siswa yang lupa bahwa sekolah bukan hanya untuk mendapat nilai. Ada orang tua yang lupa belajar bahwa anak tak hanya butuh materi tapi juga butuh perhatian dan kasih sayang. Ada juga manusia yang lupa bahwa hidup di dunia bukanlah selamanya.
Tak dapat dipungkiri sering kita suka berbangga hati dengan pengetahuan yang sudah didapat hingga mungkin ada rasa enggan untuk terus belajar. Padahal dunia terus berkembang dan perkembangan itu menuntut kita untuk terus belajar. Proses mencari tahu akan membuat kita semakin tahu bahwa banyak hal yang tidak diketahui dan proses belajar ini seharusnya terus berlangsung sampai kontrak hidup kita di dunia ini habis. Jangan sampai kita ikut lupa bahwa huruf R juga terdapat dalam es jeruk.
(Salah satu tulisan yang tersimpan di file lama. Renungan yang pernah ku buat dulu dan kini menjadi renungan kembali bagiku)
Selengkapnya...
Jumat, 27 Januari 2012
FESTIVAL MEMBACA DAN MENULIS 2012
Dalam rangka milad Forum Lingkar Pena (FLP) yang ke-15, FLP mengadakan lomba-lomba sebagai berikut:
LOMBA FOTO AKU GILA BUKU
Ekspresikan dirimu bersama koleksi buku-bukumu, segila, senarsis, dan sekeren-kerennya!
Syaratnya:
1. Peserta lomba terbuka untuk umum
2. Pose foto harus memperlihatkan buku-buku FLP
2. Kamera yang digunakan boleh DSLR, kamera poket, maupun kamera ponsel
4. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) foto
5. Foto dikirim melalui email: flp.pusat@gmail.com dengan ukuran maksimal 500 kb dan beri Subject: LOMBA FOTO AKU GILA BUKU
6. Panitia akan mengunggah foto di Twitter @flpoke dan Group Facebook Forum Lingkar Pena.
6. Waktu pelaksanaan mulai 25 Januari sampai dengan 19 Februari 2011
7. Foto dengan “Like” terbanyak di Facebook akan dinobatkan sebagai “Foto Favorit”
8. Pemilihan Foto Favorit akan ditutup pada 22 Februari 2011
Hadiah:
* Foto Terbaik akan mendapat: Kamera poket + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.500.000,-
* Foto Favorit akan mendapat: Handphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.000.000,-
LOMBA RESENSI BUKU
Persyaratan:
a. Lomba terbuka untuk umum.
b. Resensi ditulis sepanjang 1000-1500 kata, dengan memilih buku-buku berikut:
1. Catatan Cinta dari Mekkah (Awy’ Ameer Qolawun, Jendela, 2012)
2. Cinta Sang Penjaga Telaga (Azzura Dayana, Pro-U, 2009)
3. Cintaku di Negeri Jackie Chan (Ida Raihan, Jendela, 2012)
4. Goes to Pesantren (M. Dzanuryadi, LPPH, 2011)
5. Happy Working Mom (Aprilina Prastari, Gramedia, 2012)
6. Jatuh dari Cinta (Benny Arnas, Grafindo, 2011)
7. Lampuki (Arafat Nur, Serambi, 2011)
8. Livor Mortis (Deasylawati, Indiva, 2011)
9. Memoirs of Stientje (MD Aminuddin, Mybook, 2011)
10. Mengapung Bersama Nil (Arif Friyadi, LPPH, 2009)
11. Musim Gugur Terakhir di Manhattan (Julie Nava, LPPH, 2011)
12. Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu (Ragdi F Daye, LPPH, 2010)
13. Rindu Rumpun Ilalang (Nailiya Nikmah, KSI Banjarmasin, 2010)
14. Sakura (Nova Ayu Maulita, LPPH, 2010)
15. Suami Sempurna (Nurul F Huda, LPPH, 2012)
c. Resensi belum pernah dipublikasikan.
d. Resensi dikirim melalui email ke flp.pusat@gmail.com, dengan subjek “Lomba Resensi Milad FLP ke-15”. Juga ditulis di note akun Facebook peserta dan menandai (men-tag) minimal 15 akun kawan.
e. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul naskah.
f. Naskah ditunggu paling lambat 17 Februari 2012.
Hadiah:
- Resensi terbaik pertama akan mendapat: Smartphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp2.000.000,-
- Resensi terbaik kedua akan mendapat: Handphone + Paket buku dari penerbit + Suvenir, total hadiah senilai Rp1.500.000,-
LOMBA BLOG
Persyaratan:
1. Peserta terbuka untuk umum
2. Blog harus milik pribadi peserta dan memuat hal-hal yang berhubungan dengan dunia membaca, tulis menulis, serta tentang FLP
3. Publikasi tulisan boleh dari arsip lama yang kemudian dimuat ulang di halaman awal blog
4. Kirim URL blog ke email: flp.pusat@gmail.com dan beri Subject: LOMBA BLOG, juga ke Twitter dengan mention @flpoke dan hastag #FestivalMembacadanMenulis2012
5. Ditunggu paling lambat 19 Februari 2012.
Hadiah:
- Blog terbaik pertama akan mendapat: Smartphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp2.000.000,-
- Blog terbaik kedua akan mendapat: Handphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.500.000,-
LOMBA ESAI “AKU DAN FLP”
Persyaratan:
1. Peserta untuk anggota FLP
2. Panjang esai 1.000-2.000 kata
3. Esai dikirim ke email: flp.pusat@gmail.com, serta dipublikasikan melalui blog pribadi atau note akun Facebook peserta, dengan men-tag 20 orang kawan. Link note di Facebook dilampirkan pada naskah asli yang dikirim melalui email. Panitia akan memuat link note peserta melalui Twitter.
4. Peserta hanya boleh mengirim 1 (satu) esai
5. Naskah ditunggu maksimal 17 Februari 2012.
Hadiah:
- Esai terbaik pertama akan mendapat: Notebook + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp3.000.000,-
- Esai terbaik kedua akan mendapat: Kamera poket + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.500.000,-
LOMBA MUSIKALISASI PUISI
Persyaratan:
1. Peserta perorangan atau kelompok dengan menggunakan alat musik apa saja
2. Puisi yang dimusikalisasikan adalah puisi-puisi yang sudah pernah diterbitkan atau dipublikasikan oleh penulisnya
3. Peserta merekam musikalisasi puisinya dan diunggah ke Youtube.com. Durasi rekaman maksimal 15 menit
4. Copy-paste URL Youtube musikalisasi puisi ke akun Facebook dan Twitter peserta. Untuk Facebook, peserta men-tag minimal 20 teman, untuk Twitter mention @flpoke dan hashtag #FestivalMembacadanMenulis2012
6. Upload ditunggu sampai 19 Februari 2012
7. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) video
Hadiah:
- Video terbaik pertama akan mendapat: Uang tunai Rp1.500.000,- + Paket buku dari penerbit
- Video terbaik kedua akan mendapat: Uang tunai Rp1.000.000,- + Paket buku dari penerbit
**Semua pemenang lomba akan diumumkan pada 25 Februari 2012, sekaligus Gathering/Silaturahim Milad Forum Lingkar Pena, yang juga akan diramaikan dengan beberapa acara:
- Satu Jam Menulis Serentak
- Orasi budaya oleh Ketua Umum FLP, Setiawati Intan Savitri, S.Si, M.Psi.
- Peluncuran buku "Suami Sempurna" (alm. Nurul F Huda) dan "Al Banna: Sang Pemusar Gelombang" (M. Irfan Hidayatullah)
- Diskusi "Penulis dan Serba-Serbi Hukum" bersama Heru Susetyo*
- Diskusi "Internet, Buku Digital, dan Masa Depan Penulis" bersama Widanardi Satryatomo
- Book swap
- Book game
http://www.facebook.com/notes/rahmadiyanti-rusdi/festival-membaca-dan-menulis-2012/10151195611660386
Selengkapnya...
